Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Personil Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), dengan cekat menangkap CK alias I, 31, terduga pelaku Narkoba di Kota Sibolga.

Warga Jalan S Parman, Gang Bagan, Kelurahan Pasar Belakang ini ditangkap saat ia turun dari sepeda motor (Septor) nya di Gang Jaring, Lingkungan II, Kelurahan Pasar Belakang pada Rabu (13/1) lalu sekira pukul 21.00 WIB.

“Saat ditangkap, dari tangannya, petugas menemukan 1 kotak merah muda berisikan Narkotika jenis Sabu – sabu sebanyak 16 paket kecil,” kata Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas, AKP Horas Gurning, Jumat (15/1).

Ketika dilakukan interogasi lapangan, CK juga mengaku kepada petugas bahwa ia masih memiliki dan menyimpan sisa Sabu-sabu lainnya di dalam rumahnya di Gang Bagan. Hasilnya terbukti benar, petugas menemukan tiga paket besar Sabu-sabu lainnya dari bawah kompor gas rumah CK.

“Jadi, jumlah Narkotika jenis Sabu-sabu yang berhasil diamankan dari tangan CK sebanyak 19 paket dengan berat keseluruhan 16,73 gram,” kata Gurning, Jumat (15/1).

Selain mengamankan barang bukti (Barbut) Narkotika jenis Sabu-sabu dan 1 unit Septor Matic putih, petugas juga megamankan 1 unit Handphone (HP/Ponsel) Android hitam dari tangan terduga pelaku CK. Selanjutnya, CK beserta barbut dibawa ke Polres Tapteng guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Penangkapan CK ini atas informasi masyarakat bahwa ada transaksi Narkoba. Personil Polres Tapteng langsung bergerak dan melakukan penangkapan,” pungkas Gurning.

Berdasarkan kitab Undang-undang (UU) Pidana Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika golongan I atau memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika golongan I jenis bukan tanaman (sabu) atau pemufakatan jahat dalam melakukan tindak pidana Narkotika golongan I, terduga pelaku CK dapat diancam pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *