Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Sibolga, Josua Hutapea, atas nama Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan, membuka pelatihan ini di RM Thamrin, Sibolga, Senin (5/7). (seputartapanuli/foto haposan s)

Sibolga, seputartapanuli.com – Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan, melalui Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga, Josua Hutapea, membuka pelatihan penilaian kesehatan koperasi di RM Thamrin, Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), Senin (5/7).

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Josua Hutapea, Wali Kota Jamaluddin menyampaikan beberapa poin penting terkait pelatihan koperasi tersebut. Diharapkan dari pelatihan itu, terwujud pengelolaan koperasi yang sehat dan pelayanan prima kepada pengguna jasa koperasi, serta meningkatnya citra dan kredibilitas kegiatan usaha simpan pinjam oleh koperasi sebagai lembaga keuangan yang mampu mengelola kegiatan usaha koperasi, dan terjaminnya aset kegiatan usaha simpan pinjam oleh koperasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kemudian, diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan kegiatan usaha koperasi, serta koperasi-koperasi yang aktif kedepannya mampu mengajak pelaku koperasi yang belum pernah melaksanakan rapat anggota tahunan untuk dapat melaksanakannya setiap tahun buku.

“Oleh karena itu, melalui kegiatan penilaian kesehatan koperasi ini, saya berharap agar kedepannya seluruh koperasi yang ada di Kota Sibolga dapat dinilai kesehatannya dan jumlah koperasi yang aktif dapat bertambah serta memiliki kualitas yang mumpuni,” ujar Jamaluddin.

Sebelumnya, Kepala Dinas (Kadis) Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Ketenagakerjaan Sibolga, selaku ketua panitia melalui anggota panitia Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan Usaha Mikro, Faisal Efendy, dalam laporannya menyampaikan tentang maksud dan tujuan dari pelatihan penilaian kesehatan koperasi tersebut.

Menurut Faisal, maksud dan tujuan pelatihan koperasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan bagi setiap pengurus koperasi dalam hal melakukan penilaian koperasi.

“Adapun peserta pelatihan sebanyak 30 orang, terdiri dari bendahara serta pengurus koperasi yang ada di Kota Sibolga, dan dilaksanakan selama tiga hari,” kata Faisal.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Resdi Dorlince Sianturi, Pelaksana tugas (Plt) Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Yurni Safnita,dan Narasumber dari Dinas Koperasi UKM Sumut, serta Fasilitator Pelatih, Toto Budiharto, dan lainnya. (Haposan S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *