Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Sejumlah warga di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), masih terjaring razia tidak memakai masker dari Operasi Yustisi 2020 hari kedua yang digelar oleh tim gabungan TNI/Polri dan Pemeritah daerah setempat, Rabu (16/9).

Para warga yang terjaring razia terpaksa diberikan sanksi sosial, dikalungi kertas bertuliskan “Jangan Tiru Saya Tidak Pakai Masker” dan mempertontonkan mereka kepada khalayak umum sembari memberikan mereka masker.

“Operasi Yustisi hari kedua ini dipimpin oleh Kapolsek Pandan, Iptu Zulkarnaen Pohan, bersama dengan Personil TNI AD dari Koramil 03 Pandan, Personil TNI AL dari Lanal Sibolga dan Personil TNI AU dari Satuan Radar serta Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng,” kata Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, dalam keterangan persnya melalui Paur Humas, Iptu JS Sinurat, Rabu (16/9).

Operasi Yustisi 2020 hari kedua yang digelar oleh tiga pilar itu tetap mengambil tempat di Jalan Protokol atau Jalan Nasional Pandan-Padangsidempuan tepatnya di depan Pos Lantas Polres Tapteng atau disimpang jalan menuju gedung DPRD Tapteng.

Sama seperti hari pertama yang digelar pada Selasa (15/9), Operasi Yustisi hari kedua tersebut masih bersifat teguran bagi masyarakat pemakai jalan yang tidak menggunakan masker. Apabila masyarakat pengguna jalan tidak menggunakan masker, maka akan dikalungkan papan yang bertuliskan “Jangan Tiru Saya Tidak Pakai Masker“.

“Setelah itu, petugas memakaikan masker kepada masyarakat pengguna jalan dan memberikan nasehat agar selalu memakai masker agar terhindar dari COVID-19,” ujar Sinurat.

Sinurat menjelaskan, masyarakat khususnya masyarakat Tapteng terlihat masih belum begitu sadar akan bahaya COVID-19. Terbukti dengan dibaginya masker sebanyak 1.000 lembar dalam setiap operasi itu.

“Oleh karena itu, petugas Operasi Yustisi sangat berharap masyarakat Tapteng sadar akan bahayanya COVID-19 ini,” pungkasnya. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *